Kalau diperhatikan, sebenarnya otak orang Indonesia sebetulnya benar-benar mantap. Satu contoh, yang tadi baru saya baca dari daun lontar sebuah tabloid, yang membahas tentang seseorang dari Yogyakarta bernama Joko Sutrisno, menemukan alat penghemat BBM. Bayangkan saja, disaat harga BBM sedang melambung seperti ini, penggunaan alat penghemat BBM ini tentu membantu sekali.

Yang membuat aku terkesan, Pak Joko ini tidak mau menggunakan penemuannya ini, untuk memperkaya diri sendiri. Ia tidak menjual bahkan tidak mau mematenkannya. Benar – benar sikap yang patut ditiru, terutama untuk orang – orang yang memeras sapi uang rakyat dengan aneka macam jalan yang tidak halal.

Pembuatan alat ini, menggunakan tabung plastik, lalu diisi air murni(aquades) yang dicampur dengan zat kimia berupa Kalium Hidroksida (KOH) lalu ditambah reley (untuk mobil) atau diode (untuk motor) yang disambungkan ke Manifold, sebuah mobil atau motor. Kemudian, Air tersebut dihubungkan dengan elektroda agar unsur oksigen dan hidrogen dalam air tersebut terurai. Setelah itu, unsur hidrogennya yang mudah terbakar dijebak dan diambil sebagai sumber tenaga.

Untuk lebih jelas tentang bagaimana pembuatan alat penghemat BBM ini dan juga gambar rangkaiannya, bisa langsung menuju TKP di sini

Pengen coba juga nih, sayang ga ngerti mesin 😀