Sudah beberapa hari/minggu ini, satu situsku tidak bisa diakses😦
Awalnya, aku pikir itu karena efek penggantian sub domain menjadi primary domain, yang memang telah menimbulkan beberapa masalah yang sekarang sudah teratasi. Sudah otak atik seting sana sini, masih juga belum bisa. Tapee dee.. Karena malas, akhirnya ya, aku biarkan. Baru hari ini rasa penasaranku muncul kembali. Coba otak atik general seting, refresh site, yapzz..masih gagal.
Otak atik lagi, sekarang ganti seting yang lain, refresh site..wuzz.. tetep gagal
Saking bingungnya, sampe mo laporan ke hosting, kali aja bener karena penggantian primary domain. Sebelum lapor, terpikir satu ide, yaitu view source code. Di situs yang tidak terbuka utuh itu, aku klik kanan, view page source, baca kodenya, ternyata kodenya tidak sampai selesai. Nah nah, disini nih biang keroknya..Kenapa kok gini ya.
Dipikir-pikir, diinget-inget, sambil bertapa, tapa kalong, tapa nungging (ga dingg😀 ), akhirnya inget deh, satu kejadian terakhir yang aku lakukan pada situsku ini. Kala itu, saat malam yang berbintang cerah, dengan rembulan yang bersinar begitu indah *halah-back to laptop* aku iseng-iseng upload plugin baru. Plugin Malas. Kenapa aku sebut plugin malas? karena plugin ini bisa mengganti kata-kata dengan sinonimnya, dalam bahasa inggris.
Seperti yang semua tahu, untuk orang malas nulis(ketauan deh :D), biasanya copas artikel lain, pake google translate, untuk menyulap artikel itu menjadi seolah-olah artikel baru. Itu merupakan cara malas 1. Nah, karena jurus malas tingkat 1 sudah dikuasai, timbullah niat mempelajari jurus malas tingkat 2, yaitu dengan plugin ini. Kan enak tuh, ga usah repot2 pake google translate, udah langsung berubah sendiri. Tapi, bukannya baik, malah efeknya site yang jadi eror. Ngga lagi dehh.
So, langsung aku non aktifin tuh plugin malas, coba cek refresh site, Jrenggg… Normal boo.. ^.^
Meskipun normal, tapi efek karena beberapa bulan ga edit, ranking site jadi turun, dan PR 1 yang diberikan mbah google dicabut..huweee..😦
Harus usaha lagi deh..